Trendline (Garis Tren)

Trendline
  • URLをコピーしました!
DAFTAR ISI

Apa Itu Trendline (Garis Tren)?

Mr. J

Trend (Tren) adalah pergerakan harga ke arah tertentu.
Ada dua tren di pasar: Uptrend (Tren naik), Downtrend (Tren turun).
Garis yang ditarik pada grafik untuk menentukan tren mana yang disebut Trendline (Garis tren).

Ada pepatah dalam forex trading mengatakan bahwa “The trend is your friend (Tren adalah teman Anda)”, dan Trendline adalah metode yang digunakan oleh semua trader.

Garis Support dan Garis Resistance

Ada dua jenis Trendline: Garis Support yang menghubungkan harga terrendah (Bottom) dan Garis Resistance yang menghubungkan harga tertinggi (Top).

Garis Support pada Uptrend (Tren naik)

Pertama-tama, saya akan menjelaskan garis Support.
Garis Support adalah garis yang menghubungkan titik lembah dan lembah, terutama selama Uptrend (Tren naik).
Ketika harga turun, itu adalah standar yang diprediksi tidak akan turun lebih jauh.
Selama harga tidak jatuh di bawah garis Support, kecil kemungkinan harga akan jatuh lebih jauh.
Namun, jika harga tembus ke bawah garis Support, tren pasar dapat berubah dan harga bisa turun lebih jauh.

uptrend-trendline1
uptrend-trendline8
uptrend-trendline9

Garis Resistance pada Downtrend (Tren turun)

Berikutnya, tentang garis Resistence.
Garis Resistance adalah garis yang menghubungkan titik puncak dan puncak, terutama selama Downtrend (Tren turun).
Ketika harga naik, itu adalah standar yang diprediksi tidak akan naik lebih jauh.
Selama harga tidak melebihi garis Resistance, kecil kemungkinan harga akan naik lebih jauh.
Namun, jika harga tembus ke atas garis Resitance, tren pasar dapat berubah dan harga bisa naik lebih jauh.

downtrend-trendline1
downtrend-trendline8
downtrend-trendline9

Cara membuat keuntungan menggunakan Trendline (Garis tren)

Uptrend (Tren naik)

Buy pada garis Support

Uptrend (Tren naik) menunjukkan bahwa harga terus naik karena didukung berulang oleh garis Support, jadi ketika harga mencapai garis Support atau setelah memastikan bahwa harga telah menyentuh garis Support dan mulai naik, buka posisi Buy dan mengharapkannya harga naik setelahnya.

uptrend-trendline2

Metode menutup posisi Buy

Berikut adalah dua cara untuk menutup posisi Buy.

1. Naikkan harga Stop Loss seiring dengan kenaikan harga

Seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini, saat harga naik, kita akan menaikkan harga Stop Loss dan terus menahan posisi Buy hingga harga tembus ke bawah garis Support.

uptrend-trendline3
2. Tutup posisi Buy dan buka posisi Buy lagi

Memprediksi ketinggian puncak dan menutup posisi Buy untuk mengamankan keuntungan.
Ketika harga turun dan menyentuh garis Support, kita akan membuka posisi Buy lagi.

uptrend-trendline4

Sell jika harga tembus ke bawah garis Support

Jika harga jatuh di bawah garis Support, dapat dinilai bahwa Uptrend telah berakhir, dan ada kemungkinan akan berubah menjadi Downtrend, jadi buka posisi Sell dan mengharapkan penurunan berikutnya.

uptrend-trendline5

Saat harga tembus ke bawah garis Support, maka berubah menjadi garis Resistance, dan harga seringkali menyentuh garis Resistance kemudian turun.
Jadi buka posisi Sell ketika harga mencapai garis Resistance atau setelah memastikan bahwa harga telah menyentuh garis Resistance dan mulai turun,

uptrend-trendline6

Ketika tren berubah dari Uptrend ke Downtrend, seringkali mungkin untuk menggambar Trendline (Resistance) baru seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

uptrend-trendline7
uptrend-trendline10

Downtrend (Tren turun)

Sell pada garis Resistance

Downtrend (Tren Turun) menunjukkan bahwa harga terus turun karena ditahan berulang oleh garis Resistance, jadi ketika harga mencapai garis Resistence atau setelah memastikan bahwa harga telah menyentuh garis Resistance dan mulai turun, buka posisi Sell dan mengharapkan harga turun setelahnya.

downtrend-trendline2

Metode menutup posisi Sell

Berikut adalah dua cara untuk menutup posisi Sell.

1. Turunkan harga Stop Loss seiring dengan penurunan harga

Seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini, saat harga turun, kita akan menurunkan harga Stop Loss dan terus menahan posisi Sell hingga harga tembus ke atas garis Resistance.

downtrend-trendline3
2. Tutup posisi dan buka posisi lagi

Memprediksi dasar lembah dan menutup posisi Sell untuk mengamankan keuntungan.
Ketika harga naik dan menyentuh garis Resistance, kita akan membuka posisi Sell lagi.

downtrend-trendline4

Sell jika harga tembus ke atas garis Resistance

Jika harga melebihi garis Resistance, dapat dinilai bahwa Downtrend telah berakhir, dan ada kemungkinan akan berubah menjadi Uptrend, jadi buka posisi Buy dan mengharapkan kenaikan berikutnya.

downtrend-trendline5

Saat harga tembus ke atas garis Resistance, maka berubah menjadi garis Support, dan harga seringkali menyentuh garis Support kemudian naik.
Jadi buka posisi Buy ketika harga mencapai garis Support atau setelah memastikan bahwa harga telah menyentuh garis Support dan mulai naik,

downtrend-trendline6

Ketika tren berubah dari Downtrend ke Uptrend, seringkali mungkin untuk menggambar Trendline (Support) baru seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

downtrend-trendline7
downtrend-trendline10

Kombinasi Trendline dan Horizontal line

Menggabungkan garis tren dan garis horizontal akan membantu Anda menemukan titik Entry (membuka posisi baru) yang lebih mungkin untuk menghasilkan keuntungan.

trendline-dan- horizontal-line

Semakin besar time frame yang digunakan, maka tingkat validitas dari Trendline tersebut akan tinggi.
Oleh karena itu, lebih mudah untuk memahami pergerakan harga dengan terlebih dahulu mengidentifikasi tren pada time frame yang besar dan kemudian melihat pada time frame yang kecil.

Saya jadi senang menggambar garis.

Strategi Trading Forex juga dapat digunakan untuk Cryptocurrency.

Broker Cryptocurrency Indonesia

Indodax

Tokocrypto

SHARE
  • URLをコピーしました!
DAFTAR ISI